Semarang— Fakultas Kedokteran (FK) UIN Walisongo Semarang menerima kunjungan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak pada Senin (27/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia pendidikan kedokteran sekaligus membuka wawasan siswa terkait peluang melanjutkan studi di FK UIN Walisongo.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Kedokteran ini diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UIN Walisongo, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan sambutan dari Kepala MAN Demak, H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd., yang juga merupakan alumni UIN Walisongo.
Dalam sambutannya, Nur Kamsan menyampaikan harapannya agar kunjungan ini dapat memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di bidang kedokteran.
“Kami berharap melalui kunjungan ini, siswa mendapatkan gambaran nyata tentang dunia perkuliahan di Fakultas Kedokteran dan semakin termotivasi untuk melanjutkan studi di UIN Walisongo,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FK UIN Walisongo, Dr. dr. Sugeng Ibrahim, M.Biomed., AIFO-K, dalam sambutan dan presentasinya memaparkan visi dan misi fakultas yang berorientasi pada pengembangan ilmu kedokteran berbasis integrasi keilmuan dan nilai keislaman.
Ia menjelaskan bahwa FK UIN Walisongo menargetkan menjadi fakultas kedokteran riset terdepan berbasis kesatuan ilmu pengetahuan, serta menghasilkan lulusan dokter profesional berkarakter “WALISONGO” yang unggul dalam menjawab tantangan kesehatan, termasuk penyakit degeneratif seperti diabetes melitus.
Selain itu, dr. Sugeng juga memperkenalkan berbagai fasilitas yang dimiliki FK UIN Walisongo yang dinilai cukup lengkap dan modern untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa dan tidak lupa juga dr.Sugeng memperkenalkan berbagai Fakultas yang bisa menjadi alternatif siswa MAN Demak untuk meneruskan studinya di UIN Walisongo Semarang.
Kegiatan semakin interaktif pada sesi tanya jawab. Salah satu siswa menanyakan kiat untuk dapat diterima di Fakultas Kedokteran. Menanggapi hal tersebut, dr. Sugeng menekankan pentingnya konsistensi dalam belajar.
“Kunci masuk FK harus belajar, belajar, dan belajar,” tegasnya.
Terkait pertanyaan mengenai beasiswa, ia menjelaskan bahwa terdapat berbagai peluang beasiswa yang dapat diakses mahasiswa, termasuk melalui program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dengan syarat memiliki prestasi akademik yang baik dan motivasi tinggi.
Pertanyaan lain yang menarik muncul terkait fenomena memilih jurusan karena tren atau fear of missing out (FOMO). Menanggapi hal tersebut, Dr. dr. Cipta Permana, Sp.Og(K),Subsp. Obginsos menegaskan bahwa keputusan masuk Fakultas Kedokteran harus dilandasi motivasi yang kuat.
“Masuk kedokteran harus banyak motivasinya, jangan hanya untuk tren atau FOMO. Harus punya ketangguhan dan tidak mudah menyerah,” ujarnya.
Senada dengan itu, dr. Armita Asri Apsari, Sp.DVE menambahkan bahwa pilihan masuk Fakultas Kedokteran sebaiknya berasal dari keinginan pribadi, bukan karena dorongan pihak lain.
“Jika bukan dari keinginan sendiri, hal itu bisa memengaruhi proses belajar dan prestasi mahasiswa ke depannya,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi pemberian cinderamata dan foto bersama sebagai simbol kerja sama dan silaturahmi antara MAN Demak dan Fakultas Kedokteran UIN Walisongo.
Melalui kunjungan ini, diharapkan semakin banyak siswa MAN Demak yang tertarik dan termotivasi untuk melanjutkan pendidikan di UIN Walisongo, khususnya di Fakultas Kedokteran, serta menjadi generasi tenaga kesehatan yang unggul dan berintegritas.









