Pengobatan Massal dan Edukasi Kesehatan bagi Masyarakat Desa Ngesrep, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal
Diana Mazaya Atsarina, R. Prindjati Prakasa, Ridwan Al Fatah, Lisa Lestari, Rachma Purnama Sari
Dosen Fakultas Kedokteran, UIN Walisongo Semarang, Indonesia
25 Juni 2026 | Desa Ngesrep, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal
Kendal — Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pengobatan massal dan edukasi kesehatan bagi masyarakat Desa Ngesrep, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Ngesrep tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Semarang serta diikuti oleh 150 warga Desa Ngesrep. Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB sebagai bentuk kontribusi fakultas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Semarang di Desa Ngesrep, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
Edukasi Kesehatan bagi Masyarakat
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sesi edukasi kesehatan bagi masyarakat. Edukasi diberikan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
Pemberian edukasi menjadi bagian penting dalam kegiatan pengabdian karena pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada penanganan keluhan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan.
[EDUKASI KESEHATAN] Masyarakat Desa Ngesrep mengikuti sesi edukasi kesehatan yang diberikan dalam rangkaian kegiatan pengabdian.
Pelayanan Kesehatan dan Pengobatan Massal
Setelah sesi edukasi, masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang meliputi pendaftaran, pemeriksaan tanda-tanda vital, anamnesis, pemeriksaan laboratorium sederhana seperti Hemoglobin, Hematokrit, Gula Darah Sewaktu, Asam Urat, dan Kolesterol, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat sesuai dengan hasil pemeriksaan dan indikasi medis.
Pelayanan pengobatan dilaksanakan secara terorganisasi melalui pembagian tim. Tim A memberikan pelayanan pada pukul 08.30–10.30 WIB, kemudian dilanjutkan oleh Tim B pada pukul 10.40–12.40 WIB.
Pembagian tim dilakukan untuk memastikan proses pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara tertib dan optimal. Pengaturan tersebut juga memungkinkan dosen dan mahasiswa menjalankan peran masing-masing dalam berbagai tahapan pelayanan kesehatan.
[PEMERIKSAAN TANDA-TANDA VITAL] Pemeriksaan tanda-tanda vital menjadi salah satu tahapan pelayanan kesehatan bagi warga Desa Ngesrep.
[PEMERIKSAAN LAB SEDERHANA] Pemeriksaan Lab sederhana sebagai Langkah screening kesehatan bagi warga Desa Ngesrep.
[ANAMNESIS/KONSULTASI] Pelayanan anamnesis dan konsultasi kesehatan kepada masyarakat
Mahasiswa Terlibat dalam Pelayanan Kesehatan
Kegiatan pengabdian ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Semarang untuk terlibat secara langsung dalam berbagai tahapan pelayanan.
Di bawah supervisi dosen dan tenaga kesehatan, mahasiswa berperan dalam proses pendaftaran, pengukuran tanda-tanda vital, anamnesis, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama proses pembelajaran, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, profesionalisme, empati, dan kepedulian sosial.
Pengalaman berinteraksi dengan masyarakat juga membantu mahasiswa memahami kondisi kesehatan dan kebutuhan pelayanan kesehatan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
[KETERLIBATAN MAHASISWA] Mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Semarang terlibat dalam pelayanan kesehatan masyarakat di bawah supervisi dosen
Sinergi Fakultas Kedokteran dan Masyarakat
Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib. Target sebanyak 150 warga berhasil dijangkau dalam kegiatan pelayanan kesehatan dan edukasi.
Koordinasi antara Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Semarang dengan perangkat Desa Ngesrep berjalan dengan baik. Dukungan dari berbagai pihak turut menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan sehingga seluruh rangkaian pelayanan dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan.
[SUASANA KEGIATAN] Suasana pelayanan kesehatan dan interaksi antara tim pengabdian dengan masyarakat Desa Ngesrep.
Selain memberikan pelayanan kesehatan secara langsung, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara civitas akademika Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Semarang dengan masyarakat Desa Ngesrep.
Memperkuat Kontribusi Fakultas bagi Masyarakat
Kegiatan pengobatan massal dan edukasi kesehatan ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan, edukasi, dan pembelajaran mahasiswa, manfaat kegiatan diharapkan tidak hanya dirasakan secara langsung oleh masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami permasalahan kesehatan di lingkungan masyarakat.
Ke depan, kegiatan pengabdian serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan ke wilayah lain yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan. Edukasi kesehatan juga dapat terus dikembangkan melalui berbagai pendekatan dan media agar pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara civitas akademika Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Semarang dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.
[FOTO BERSAMA] Dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Walisongo Semarang bersama masyarakat dan perangkat Desa Ngesrep setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian.
Lihat Lampiran