UIN Walisongo Online, Semarang – Hari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 di Fakultas Kedokteran (FK) UIN Walisongo berlangsung seru dan penuh kesan, Rabu (19/8/2026). Sebanyak 50 mahasiswa baru FK mengikuti rangkaian kegiatan di Kampus 3 dan Kampus 1, dengan satu momen yang paling dinantikan: masuk ke laboratorium anatomi dan melihat kadaver untuk pertama kalinya.
Acara dihadiri Dekan FK, Dr. dr. Sugeng Ibrahim, M.Biomed (AAM), AIFO-K, bersama jajaran pimpinan fakultas. Kegiatan diawali pembukaan, dilanjutkan perkenalan jajaran dekanat, dosen, tenaga kependidikan, dan laboran yang akan mendampingi mahasiswa selama menempuh pendidikan di FK.
Jelajah FK: Dari Ruang Kuliah hingga Laboratorium
Usai perkenalan, mahasiswa baru diajak berkeliling fasilitas fakultas dalam sesi “Jelajah FK”, semacam room tour. Rute jelajah meliputi:
Ruang perkuliahan, tempat mahasiswa akan menjalani hari-hari belajar mereka.
Laboratorium Keterampilan Klinis Dasar (KKD), tempat mahasiswa kelak melatih keterampilan klinis.
Laboratorium terpandu, tempat praktikum berlangsung dengan bimbingan.
Laboratorium anatomi, yang menjadi puncak acara.
Pertama Kali Melihat Kadaver
Bagi banyak mahasiswa baru, laboratorium anatomi adalah bagian paling dinanti sekaligus paling menegangkan. Di ruangan inilah mereka untuk pertama kalinya melihat langsung kadaver, sarana pembelajaran yang menjadi bagian penting pendidikan kedokteran. Momen ini menjadi pengalaman pertama yang berkesan sebelum mereka memulai praktikum anatomi pada perkuliahan nanti.
Melalui PBAK, FK UIN Walisongo berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga mengenal para pendidik dan fasilitas yang akan menemani perjalanan mereka menjadi dokter.